- Anak

Tantrum Pada Anak 6 Tahun, Wajarkah?

Apakah anak Bunda masih tantrum walau sudah berusia 6 tahun? Itu mungkin disebabkan adanya disrupsi pada pola asuh orang tua. Sewajarnya, anak berusia 4-6 tahun sudah bisa mengontrol emosi dan tidak lagi mengalami tantrum. Lalu, wajarkah jika terjadi tantrum pada anak 6 tahun? Apa penyebabnya? Bagaimana cara menanganinya? Berikut ulasannya.

Tantrum pada Anak 6 Tahun, Normalkah?

Tantrum merupakan hal yang wajar apabila gejala tersebut terjadi pada anak usia 1,5 tahun sampai usia 4 tahun. Namun, itu tidak berarti orang tua tidak perlu mengambil tindakan. Jangan sampai anak menggunakan tantrum sebagai senjata untuk Bunda atau suami menuruti semua keinginanannya.

Jika orang tua terlalu mudah menuruti keinginan anak, maka bukan tidak mungkin tantrum pada anak tidak akan hilang. Bahkan bisa berlanjut hingga ia berusia 6 tahun. Hal ini tentunya tidak wajar, karena tantrum pada anak usia 6 tahun bisa dikatakan terdapat kesalahan pada pola asuh kedua orang tuanya ataupun orang tua di sekitarnya.

Apa Saja Penyebabnya?

Penyebab utama tantrum pada anak bisa berlanjut hingga umur 6 tahun bisa karena setiap anak menangis sedikit langsung dituruti apapun permintaannya. Tanpa Bunda sadari, hal ini bisa membuat tantrum pada anak 6 tahun jadi tabiat.

Sewajarnya, anak usia 4-6 tahun sudah bisa mengontrol perasaan dan emosi dirinya sendiri agar tidak meledak-ledak. Namun, jika anak masih saja mengalami tantrum maka Bunda perlu mengevaluasi pola asuh Bunda dan suami. Jangan sampai pola asuh Bunda membuat si buah hati mengalami tantrum hingga 6 tahun.

Bagaimana Cara Penanganannya?

Cara menangani anak yang tantrum pada usia 6 tahun ada beberapa macam. Pertama, biarkan perilaku si anak dengan tantrumnya. Biarkan saja dan anggap wajar asal tidak berbahaya. Kedua, jangan marah atau sampai memukuli anak. Hal ini sudah terbukti kontraproduktif di banyak kasus.

Ketiga, jangan mudah menuruti keinginan si anak. Hal ini akan membuat tantrumnya semakin sulit hilang. Yang terakhir, beri pengertian orang sekitar sepeti nenek dan kakek atau kerabat sekitar agar tidak terlalu memanjakan si anak.

Nah itu dia ulasan mengenai tantrum pada anak 6 tahun, mulai dari ulasan secara psikologi, penyebabnya, hingga cara menanganinya. Perbaikan pola asuh orang tua untuk mencegah tantrum pada anak usia 6 tahun diperlukan. Renungi apa yang menjadi penyebab tantrum anak Bunda, lalu tangani dengan cara terbaik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.