- Anak

Selamat Datang, Inilah Dunia Ayah dan Ibu Baru, Bersiaplah!

Artikel mamagaol.com kali ini seputar menjadi ayah dan ibu baru. Kami yakin, di tengah banyaknya informasi saat ini, Ayah dan Bunda pasti telah menyiapkan segala sesuatu yang akan mendukung perkembangan si kecil kelak.

Namun ternyata ada lho, hal-hal kecil (tetapi bisa berdampak besar) yang  tidak disadari oleh ayah dan ibu baru. Apa saja? Berikut rangkumannya!

 

1. Semua waktu milik anakku

Selamat, tawa si kecil kini sudah meramaikan rumah Ayah dan Bunda. Sekarang jadwal Ayah-Bunda adalah jadwal bayi.

Kapan makan? Sesudah bayi makan, kapan mandi? Sesudah bayi mandi, kapan tidur?

Begitulah, semua ritme kegiatan di rumah kini mengikuti jadwal bayi. Di minggu pertama, bayi biasanya akan tidur kurang lebih 18 jam sehari tetapi tidak dalam satu waktu. Karena itu, mau tidak mau, Ayah dan Bunda harus mengikuti waktu bangun dan tidur bayi. Lelah? Tidak apa-apa. Kelak, Anda akan merasakan indahnya kenangan saat ini.

Tips: setelah 1 minggu biasanya bayi tidur lebih lama. Ayah dan Bunda bisa mengatur waktu lebih baik karena jam-jam bayi sekarang mulai bisa diprediksi.

 

2. Selamat datang di klub terbesar dunia orang tua

Namanya adalah klub orang tua. Tiba-tiba saja Ayah dan Ibu baru akan mempunyai banyak teman. Mulai dari ibu-ibu yang bertemu di jalan hingga tetangga RT jauh yang biasanya hanya tersenyum, kini malah mengajak ngobrol. Tidak lupa, Bos di kantor pun ikut nimbrung bertanya, bagaimana kabar si kecil setelah tahu Ayah-Bunda baru saja mengunjungi dokter.

Begitulah, yang namanya orang tua, di mana-mana akan selalu sama, suka berbagi cerita. Well, nikmati kebahagiaan ini ya, Ayah-Bunda.

Tips: biasanya Ayah-Bunda akan mendengar banyak cerita dan pengalaman dari sesama orang tua. Tidak perlu diikuti semua. Bijaklah mendengar cerita, dan pilihlah gaya kepengasuhan yang cocok untuk keluarga Ayah-Bunda.

 

3. Hubungan Ayah-Bunda akan berubah

Disadari atau tidak, akan ada perubahan hubungan antara Ayah-Bunda. Kehadiran si kecil sedikit banyak pasti akan mengurangi waktu bersama. Saking sibuknya, kadang Ayah-Bunda tidak ada waktu untuk bicara. Di sinilah kadang salah satu pihak (entah Ayah atau Bunda) akan merasa diabaikan.

Tips: akan lebih baik jika Ayah-Bunda tetap menyisihkan waktu untuk berdua. Misal, dengan ngopi bareng saat si kecil sudah tidur.

 

4. Jadwal tidur baru

Punya bayi baru, sama artinya dengan sedikit waktu tidur di malam hari. Biasanya sih, tidak terlalu lama, paling tidak sampai si kjecil benar-benar tertidur. Cobalah pergantian dengan pasangan untuk berjaga menunggu si kecil.

Tips: jangan menyelesaikan pekerjaan rumah ketika si kecil tidur di siang hari. Lebih baik Ayah-Bunda juga beristirahat. Bagaimanapun Ayah-Bunda juga butuh istirahat bukan?

 

5. Akan ada banyak tamu di rumah

Tentu saja, akan ada banyak keluarga dan teman yang datang berkunjung. Mereka ingin ‘berkenalan’ sambil membawa banyak cerita, bagaimana mereka membesarkan anak-anaknya dulu (dengan kata lain, menasihati Ayah-Bunda).

Pastikan keluarga dan teman yang berkunjung tidak sedang sakit. Mintalah juga mereka mencuci tangan terlebih dahulu sebelum menggendong si kecil.

Tips: merasa lelah karena banyak tamu yang datang? Tidak masalah. Katakan saja kepada mereka untuk berkunjung di lain waktu. Kebanyakan, teman dan keluarga akan mengerti, kok.

 

6. Ayah-Bunda akan pintar melawak

Bayi belajar dari lingkungannya dengan melihat juga dengan berinteraksi. Ayah-Bunda pasti akan kaget tiba-tiba saja bisa bertingkah konyol di depan si kecil hanya karena ingin melihatnya tertawa.

Setelah satu minggu pertama, Ayah-Bunda akan melihat jika si kecil juga dapat menirukan wajah atau cara Ayah-Bunda bercanda.

Tips: Stimulasi dan ajak si kecil mengenali lingkungannya dengan tersenyum lebar, menjulurkan lidah, ngobrol, atau menirukan suara-suara lucu.

 

7. Ayah-Bunda akan butuh bantuan

Bermain dengan bayi itu menyenangkan. Namun bayi juga makhluk mungil yang butuh banyak perhatian. Jadi, sebaiknya Ayah-Bunda bekerja sama. Bergantianlah menjaga dan mengurus si kecil. Baik Ayah atau Bunda, butuh waktu ‘me time’ selain mengurus keperluan si kecil.

Tips: Jika Ayah atau Bunda adalah single parent, mintalah bantuan keluarga atau teman untuk membantu. Sediakan sedikit waktu untuk menyiapkan tenaga dan pikiran mengurus si kecil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.