- Pernikahan

Penyebab Menurunnya Gairah Seksual Suami Istri

Apa ya penyebab menurunnya gairah seksual suami istri? Hubungan seksual memang bukan segalanya di dalam rumah tangga. Namun aktivitas pribadi ini juga bisa memengaruhi keharmonisan dan kebahagiaan dalam rumah tangga. Karena itu, menurunnya gairah seksual perlu segera diatasi demi menjaga keutuhan rumah tangga.

Ketahui penyebab yang bisa memicu menurunnya gairah seksual agar Anda lebih mudah mencari  solusinya.

 

1. Stres

Saat stres, umumnya kita hanya ingin berdiam diri, tanpa melakukan apa pun. Tenggelam, mencari jawaban masalah yang sedang dihadapi. Apalagi bagi si introvert, stres semakin membuat mereka berdiam diri dalam cangkang.

Karena itu, belajarlah mengendalikan stres. Ajak pasangan untuk berbagi. Jika memang tidak dapat diselesaikan berdua, cobalah meminta bantuan ahli.

 

2. Masalah pada pasangan

Bagi wanita, perasaan dekat dengan pasangan adalah keinginan yang paling mendasar. Jadi, bila terjadi pertengkaran, komunikasi buruk, perasaan dikhianati atau masalah kepercayaan lainnya, bisa jadi akan memicu menurunnya gairah seksual.

Cobalah ambil jalan tengah, libatkan ahli atau keluarga untuk mengatasi masalah Anda.

 

3. Alkohol

Alkohol bisa seperti mata pisau, membuat pasangan sangat bergairah, atau menurunkan gairah sama sekali. Kebiasaan mabuk juga bisa menghilangkan rasa kasih sayang kepada pasangan. Karena itu jika Anda merasa sudah mengalami adiksi, segeralah minta bantuan ahli untuk mengatasinya.

 

4. Kurang tidur

Gairah seksual Anda sering naik turun? Bisa jadi penyebabnya karena kurang tidur. Cobalah cari apa penyebabnya.

Bila penyebabnya pekerjaan, belajarlah mengatur waktu lebih baik. Gadget juga bisa menjadi penyebab Anda sulit tidur. Bila hal kedua ini penyebabnya, mulailah bangun kebiasaan tidur yang baik dengan mematikan semua gadget satu jam sebelum tidur.

 

5. Hadirnya si kecil

Memiliki anak memang tidak menghilangkan gairah seksual. Hanya saja, kehadiran si kecil bisa mengurangi kedekatan dengan pasangan.

Aktivitas seksual yang rutin pun bisa terganggu, entah karena takut kepergok si kecil atau karena kelelahan mengasuh seharian.

Solusinya, mintalah bantuan saudara, atau sewa pengasuh jika mungkin. Baru saja memiliki bayi dan susah tidur di malam hari? Kenapa tidak coba bersenang-senang saat bayi tidur siang?

 

6. Minum obat tertentu

Beberapa obat memiliki efek samping menurunkan gairah seksual, di antaranya antidepresan, pengendali tekanan darah, pil KB, kemoterapi, obat anti HIV, dan finasteride.

Mengganti dosis yang harus diminum mungkin akan membantu. Tanyakan kepada dokter, kapan Anda dapat berhenti mengonsumsi obat tersebut.

 

7. Bentuk tubuh

Merasa terlihat seksi memang mudah jika Anda menyukai bentuk tubuh Anda. Cobalah mulai menerima bentuk tubuh Anda. Jika mungkin, perbaikilah dengan berolahraga. Selain memperbaiki bentuk tubuh, olahraga juga membantu kembalinya gairah seksual.

 

8. Kegemukan

Kegemukan dapat menurunkan gairah seksual. Penyebabnya bisa jadi karena merasa tidak percaya diri dengan bentuk tubuh, tidak dapat menikmati aktivitas seks dengan semestinya, atau karena tidak mampu melakukan berbagai variasi dalam hubungan seksual.

Bila ini penyebabnya, cobalah kembalikan percaya diri dengan menurunkan berat badan, atau memperbaiki gaya hidup.

 

9. Masalah ereksi

Pria yang bermasalah dengan ereksi sering khawatir apakah mereka mampu melakukan hubungan seksual dengan baik. Sayangnya, kekhawatiran ini malah semakin menurunkan gairah seksual.

Kabar baiknya, disfungsi ereksi bisa diatasi, dan banyak pasangan mampu mempertahankan afeksi hubungan pernikahan mereka.

 

10. Kadar testosteron rendah

Hormon testosteron adalah hormon pemicu gairah seksual pada pria. Seiring bertambahnya umur, kadar hormon ini akan semakin berkurang.  Tidak semua mengalami, beberapa juga menurun karena masalah kenaikan berat badan, dan merenggangnya kedekatan dengan pasangan.

 

11. Menopause

Gairah seksual wanita umumnya juga menurun begitu mendekati waktu menopouse. Biasanya ditandai dengan mengeringnya vagina dan rasa sakit saat berhubungan intim.

Namun, setiap wanita berbeda. Dengan menjaga kesehatan, rasa percaya diri dan kedekatan hubungan, masih sangat mungkin memiliki hubungan intim yang indah setelah menopause.

 

12. Kurangnya kedekatan

Hubungan intim tanpa kedekatan, dapat mengaburkan keinginan dan gairah seksual. Jika hubungan intim Anda terasa hambar, cobalah habiskan waktu berdua lebih banyak. Mengobrol, saling bermanja, dan saling memijat bisa menjadi sarana untuk membangun kedekatan.

 

Bagaimana, adakah salah satu penyebab menurunnya gairah seksual ini ada pada Anda?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.