- Dunia Ibu

Ciri-ciri Infeksi Setelah Operasi Caesar dan Gejalanya

Operasi Caesar bisa menimbulkan infeksi, lho. Seperti apa ciri-ciri infeksi setelah operasi caesar?

Seperti Bunda sudah tahu, operasi caesar dilakukan dengan cara membuat sayatan pada perut yang ditujukan untuk mengeluarkan bayi dari rahim ibu. Meskipun operasi caesar dilakukan dalam ruangan yang steril, kenyataannya tidak menjamin hasil operasi bebas dari infeksi.

Apa saja ciri-ciri infeksi setelah operasi caesar? Apa saja gejala yang timbul jika terjadi infeksi? Berikut ulasannya untuk Anda.

 

Tanda infeksi luar setelah operasi caesar

Jenis infeksi yang umum terjadi pada luka akibat operasi caesar adalah infeksi pada bekas luka jahitan. Ini terjadi karena kulit merupakan tempat tinggal terbaik bagi pelbagai jenis bakteri. Untuk itulah, infeksi mudah sekali terjadi.

Gejala infeksi pada luka jahitan ditunjukkan dengan luka yang memerah, bengkak, dan terlihat lembek jika ditekan. Munculnya gejala infeksi ini merupakan tanda aktifnya sistem imun tubuh untuk melawan infeksi.

Daerah sekitar luka jahitan mungkin juga mengeluarkan darah. Pada beberapa kasus, infeksi juga menyebar dan menimbulkan garis memerah yang terlihat jelas pada permukaan kulit.

 

Tanda infeksi di bagian dalam setelah operasi caesar

Operasi caesar juga dapat mengakibatkan infeksi di bagian dalam tubuh. Infeksi umumnya terjadi pada jaringan di bawah kulit.

Demam tinggi merupakan ciri-ciri infeksi setelah operasi caesar pada bagian dalam tubuh. Bekas luka jahitan juga akan mengeluarkan bau yang tidak enak.

Jika infeksi ini juga menjalar ke daerah ginjal dan saluran urinari, ibu akan merasakan sakit pada saat buang air kecil. Urine yang dikeluarkan pun akan terlihat keruh dan berbau. Ibu juga merasakan sakit di bagian perut serta muncul tanda-tanda seperti gejala flu.

Infeksi di bagian dalam tubuh biasanya ditangani dengan pemberian antibiotik.

 

 

Beberapa infeksi dalam setelah operasi caesar

 

1. Septicemia

Infeksi setelah operasi caesar yang paling berbahaya disebut dengan septicemia. Septicemia merupakan infeksi karena bakteri yang telah menyebar hingga ke pembuluh darah.

Septicemia dapat menyebabkan demam mendadak, napas cepat, menggigil, dan denyut jantung cepat. Jika terus berlanjut, ibu dapat mengalami septicemia shock, yang ditandai dengan menurunnya tekanan darah, hipotermia, masalah mental (kebingungan), dan pembekuan darah.

Septicemia merupakan kondisi yang sangat serius dan butuh penanganan dari dokter secepatnya.

 

2. Cellulitis

Infeksi ini merupakan infeksi yang disebabkan oleh bakteri staphylococcus atau streptococcus. Seperti kita ketahui, kedua bakteri tersebut memang tumbuh secara alami di kulit.

Cellulitis biasanya menginfeksi bagian jaringan di bawah kulit dan mengakibatkan warna kemerahan dan bengkak pada luka jahitan. Kulit yang terinfeksi umumnya akan lebih hangat dan lunak saat disentuh. Infeksi ini tidak menimbulkan nanah pada kulit.

 

3. Luka pada bagian perut (wound abscess)

 Luka pada bagian ini terjadi karena bakteri staphylococcus atau bakteri lainnya. Gejala infeksi berupa memerahnya daerah bekas operasi, lebih lunak jika ditekan, dan membengkak sepanjang garis robekan. Luka ini kadang juga disertai dengan munculnya nanah.

 

Bagaimana infeksi setelah operasi caesar didiagnosis?

Infeksi umumnya terjadi pada minggu-minggu pertama melahirkan. Karena itu jika terjadi infeksi, biasanya akan segera ditangani sebelum Bunda keluar dari rumah sakit. Sayangnya, kebanyakan infeksi terjadi setelah Bunda pulang dari rumah sakit.

Penanganan infeksi biasanya disesuaikan dengan:

  • Penampakan luka
  • Proses penyembuhan
  • Adanya gejala infeksi yang terlihat jelas (demam, pembengkakan)
  • Adanya bakteri pada luka

Untuk menentukan penanganan yang tepat, dokter mungkin akan membuka kembali luka bekas jahitan. Terlebih jika luka Bunda juga mengeluarkan nanah. Pemeriksaan laboratorium akan dilakukan untuk mengetahui jenis bakteri yang telah menyebabkan infeksi.

Infeksi setelah operasi caesar memang tidak menyenangkan. Karena itu, selalu perhatikan nasihat dokter tentang bagaimana merawat luka jahitan agar kejadian infeksi dapat dicegah.

 

Bunda butuh pinjaman uang yang cepat dan mudah? Klik di sini! 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *