- Kesuburan

Apa Saja Ciri-ciri Masa Subur Pada Pria?

Ciri masa subur wanita relatif mudah ditentukan. Bagaimana dengan ciri-ciri masa subur pada pria?

Membangun sebuah keluarga lengkap, ayah, ibu dan satu atau dua orang anak, kadang tidaklah mudah. Fakta membuktikan, jumlah dari pasangan yang bermasalah dengan kesuburan kini semakin meningkat. Saat ini paling tidak satu dari 6 pasangan memiliki masalah kesuburan.

Ketidaktahuan tentang bagaimana menjaga masa subur pria dan wanita, menjadi salah satu alasannya.

 

Kebiasaan yang memicu kesuburan para pria

Fakta juga membuktikan bahwa masalah utama dari sulitnya memiliki keturunan sebetulnya bukan pada wanita tetapi justru pada pria. Karena itulah, ketika sulit memiliki momongan, sebaiknya pihak suamilah yang diperiksa terlebih dahulu.

Penelitian terbaru menemukan, jumlah rata-rata sperma pada pria kini semakin menurun, memicu naiknya masalah kesuburan pada pasangan suami istri.

Sayangnya, masalah kesuburan pada pria sering kali terabaikan, hingga kemudian tiba saat para pria ini mulai ingin memiliki momongan.

Padahal dengan mengubah sedikit kebiasaan sehari-hari, masa subur pria akan sangat mudah untuk diperhatikan. Kebiasaan ini juga bisa menjadi tolok ukur atau ciri-ciri kesuburan pria.

 

1. Anda suka berolah raga

Para peneliti di Universitas Harvard menyebutkan, pria yang berolah raga paling tidak 15 jam (atau lebih) dalam seminggu memiliki konsentrasi sperma 73 persen lebih tinggi.

Tidak hanya karena olah raga membuat berat tubuh Anda turun, tetapi juga meningkatkan penyebaran antioksidan ke seluruh tubuh.

Para peneliti di Belanda juga menemukan bahwa pria yang memiliki lingkar pinggang lebih dari 100 cm memiliki konsentrasi sperma lebih sedikit. Pria yang suka menonton TV lebih dari 20 jam seminggu memiliki konsentrasi sperma 44 persen lebih rendah.

 

2. Ikan selalu ada dalam menu harian Anda

Ikan merupakan sumber terbaik omega-3 dan protein, jenis lauk ini ternyata juga memainkan peran dalam konsentrasi sperma. Pria yang mengonsumsi salmon dan tuna terbukti memiliki konsentrasi sperma 65 persen dibanding mereka yang jarang mengonsumsi ikan.

Di sisi lain, pria yang sering mengonsumsi daging merah dan daging yang telah diproses (seperti daging asap, daging burger, sosis), memiliki jumlah sperma normal yang lebih sedikit.

 

3. Anda tidak suka pakaian dalam ketat

Pakaian dalam ketat akan membuat organ intim pria sesak dan melemahkan kemampuan berenang sperma.

Penelitian kesuburan pria di tahun 2012 menemukan bahwa pria yang lebih suka mengenakan celana boxer saat tidur memiliki jumlah sperma mati 24 persen lebih rendah dibanding mereka yang suka mengenakan celana ketat.

 

4. Anda penyuka masakan “fresh from the oven

Memanaskan makanan menggunakan wadah makan plastik tahan panas dalam microwave dapat merusak sperma. Ini karena kandungan BPA (bisphenol-A) yang biasa terdapat dalam wadah plastik dapat terlepas saat pemanasan dan terserap dalam makanan.

Jumlah BPA yang tinggi pada tubuh menurunkan persentase jumlah sperma hidup.

Jadi, pertimbangkan kembali jika ingin memanaskan makanan dengan wadah plastik. Atau jika terpaksa, panaskanlah dengan menggunakan wadah dari kaca.

 

Selain memperbaiki kebiasaan sehari-hari seperti di atas, perhatikan juga waktu-waktu terbaik untuk melakukan konsepsi. Sperma pria diproduksi lebih banyak di waktu pagi hari dan saat musim dingin. Karena itu, jika Ayah dan Bunda sedang merencanakan kehamilan, cobalah untuk melakukan konsepsi di pagi hari.

Masa subur pria juga tergantung dari usia pria. Jadi ciri-ciri masa subur pria juga bisa dilihat dari usia pria itu sendiri. Pria berusia di bawah 40 tahun terbukti lebih subur dibanding mereka yang berusia lebih dari 40 tahun. Usia 40 tahun ke atas juga meningkatkan risiko keguguran pada istri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.