Apa Itu Status Gizi Balita dan Cara Menghitungnya
- Anak

Apa Itu Status Gizi Balita dan Cara Menghitungnya

Apa yang Bunda ketahui tentang status gizi balita? Apa saja yang harus mereka makan untuk memenuhi gizi mereka setiap hari? Bisa jadi benar, bisa juga tidak. Status gizi anak dan balita ini sangat penting untuk diperhatikan mengingat sangat berpengaruh pada tumbuh kembang si kecil sendiri. Lalu, bagaimana cara menghitung dari status gizi ini?

Apa Itu Status Gizi?

Secara umum, status gizi untuk balita dan anak adalah keadaan yang menggambarkan akibat dari keseimbangan antara konsumsi dan penyerapan gizi serta penggunaan gizi tersebut terhadap fisiologi dari tubuh si anak. Hal ini bisa disederhaakan menjadi keadaan tubuh sebagai akibat dari konsumsi makanan serta penggunaan zat yang bergizi.

Pembagian dari status gizi ini sendiri terdiri atas gizi buruk, gizi kurang, gizi baik dan gizi lebih. Ada banyak faktor yang mempengaruhi keadaan gizi tersebut. Pertama, adalah faktor genetik atau gen yang diwariskan kedua orangtuanya. Lalu, faktor lingkungan. Faktor lingkungan ini terdiri atas asupan makanan yang mereka makan, kesehatan dan ekonomi.

Selain itu, ada juga pengaruh atas jenis kelamin, umur, dan tempat tinggal. Hal lain yang menjadi faktor status gizi ini adalah infeksi yang dialami seperti diare, ISPA dan masih banyak lagi. Selain itu, kelainan bawaan juga bisa mempengaruhi status gizi dari balita Bunda. Kelainan bawaan ini misalnya saja bibir sumbing, buta dan masih banyak lagi.

Cara Menghitung Status Gizi

Ada banyak cara yang bisa digunakan untuk menghitung status gizi. Salah satunya adalah dengan penilaian antropometri. Penilaian ini bisa dilihat secara kasat mata dengan melihat ukuran tubuhnya. Cara lain yang bisa digunakan untuk menilai dan menghitung status gizi adalah dengan cara klinis.

Cara ini dilakukan didasarkan pada perubahan yang terjadi pada jaringan epitel. Menggunakan cara biokimia dan biofisik juga bisa jadi salah satu cara menghitung status gizi ini. Sedangkan untuk standar penilaian status gizi ini didasarkan pada nilai Z-Score yang merupakan standar yang dikeluarkan oleh WHO NCHS.

Nah, sekarang Bunda sudah tahu mengenai status gizi balita dan status gizi anak Bunda, kan? Bunda harus selalu memperhatikan keseimbangan nutrisi yang mereka konsumsi agar bisa mencapai kadar gizi baik. Dengan begitu, si kecil bisa tumbuh dengan baik dan selalu sehat serta tentunya bisa menjadi anak yang ceria dan lucu. Mau kan, Bunda?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.