- Menyusui

Amankah Ibuprofen untuk Ibu Menyusui?

Penelitian membuktikan bahwa ibu profen untuk ibu menyusui itu aman. Ibu profen untuk ibu menyusui biasanya digunakan untuk mengurangi rasa sakit pada ibu yang kadang-kadang muncul karena gangguan kesehatan atau masalah selama masa menyusui.

 

Mengapa ibuprofen aman?

Dilansir dari situs drugs.com, ibuprofen telah sering menjadi subjek dari penelitian terkait dengan keamanannya untuk ibu menyusui.

Dua penelitian terpisah dilakukan. Kelompok pertama adalah para ibu yang mengonsumsi 400mg ibuprofen dua kali sehari, sementara kelompok yang lain mengonsumsi ibuprofen setiap  jam.

Tes kemudian dilakukan pada ASI beberapa saat setelah para ibu ini mengonsumsi ibuprofen. Hasilnya, sama sekali tidak ada sisa ibuprofen pada kedua kelompok tersebut.

Sebuah penelitian yang lebih sensitif juga mencatat, ibu menyusui yang mengonsumsi 6 dosis ibuprofen 400mg selama 42,6 jam, meninggalkan residu 68mcg ibuprofen pada ASI-nya.

Sepertinya inilah jumlah terbanyak residu ibuprofen yang mungkin tersisa pada ASI.

Selain serangkaian tes di atas, masih ada juga 23 penelitian terpisah guna mencatat keamanan ibuprofen pada bayi yang menyusui dari ibu yang mengonsumsi obat pereda rasa sakit ini.

Berdasarkan keseluruhan penelian di atas itulah, ibu profen dianggap aman karena memiliki karakteristik mudah dan cepat dicerna oleh tubuh. Ibuprofen juga terbukti tidak menimbulkan efek samping seperti kebanyakan obat. Karena cepat terurai, sangat sedikit dari bagian obat ini yang diteruskan ke tubuh bayi.

 

Peringatan penggunaan ibuprofen

Sayangnya, ibuprofen bukanlah pereda rasa sakit untuk semua orang. Ibu menyusui yang menderita asma, atau memiliki riwayat menderita sakit maag, tidak dianjurkan mengonsumsi ibuprofen. Alih-alih mengobati, ibuprofen malah akan memperburuk kondisi ibu.

Ibuprofen juga tidak disarankan pada ibu yang melahirkan bayi prematur, atau memiliki bayi dengan berat badan lahir rendah. Jika memang harus mengonsumsinya, sebaiknya Bunda konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter.

Oya, meskipun aman untuk ibu menyusui, Bunda perlu mencatat bahwa ibuprofen tidak aman untuk ibu hamil.

Beberapa dokter mungkin merekomendasikan penggunaan ibuprofen pada masa kehamilan trimester pertama dan kedua. Namun studi terakhir menunjukkan, ibuprofen dapat mengakibatkan gangguan kesehatan pada bayi nantinya.

Seperti ditulis oleh situs babymed.com, bayi yang lahir dari ibu yang mengonsumsi ibuprofen memiliki risiko menderita gastrochisis (gangguan kesehatan seperti hernia yang terjadi pada bayi lahir), dan Patent Ductus Ateriosis (PDA, kegagalan katup jantung untuk menutup).

Kedua kondisi penyimpangan lahir ini memang sangat langka. Namun pada beberapa kasus, ada kemungkinan para ibu yang melahirkan bayi dengan kondisi tersebut telah mengonsumsi ibuprofen.

Karena itulah, para dokter lebih memilih untuk meresepkan asetaminophen sebagai alternatif ibuprofen untuk para ibu hamil.

 

Kesimpulannya, ibu profen untuk ibu menyusui sangatlah aman, sangat membantu ketika ibu menyusui butuh obat untuk mengurangi rasa sakit. Misalkan ketika ibu mengalami peradangan payudara atau masalah kesehatan lain yang butuh obat pereda rasa sakit ringan.

Jika Bunda juga sedang menyusui dan butuh obat pereda rasa sakit, ibuprofen terbukti aman untuk dikonsumsi karena cepat dicerna tubuh, dan hanya sedikit sekali kandungannya yang tersalurkan pada bayi.

Namun, sesuai aturan penggunaaan obat pada ibu hamil dan menyusui, tetap konsultasikan penggunaan obat ini sebelum Bunda mulai mengonsumsinya. Bukanlah lebih baik berhati-hati daripada menyesal kemudian bukan?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.