- Anak, Bayi

7 Tips Aman Ketika Bayi 2 Bulan Ditinggal Kerja Setelah Cuti Melahirkan

Bayi 2 bulan ditinggal kerja ketika masa cuti melahirkan selama tiga bulan telah usai. Pada masa ini, ibu membutuhkan tindakan transisi yang akan mempermudah seluruh anggota keluarga, khususnya bagi buah hati Anda yang juga harus beradaptasi dengan kondisi baru tersebut.

Beberapa bayi umumnya akan rewel saat ditinggal sang ibu untuk bekerja dan sebaliknya. Ibu juga tidak fokus dalam bekerja dan ingin segera pulang ke rumah dengan terburu-buru. Berikut ini adalah beberapa tips aman pada saat Anda harus meninggalkan bayi di rumah sesudah cuti melahirkan.

 

1. Mulai Biasakan Bayi Menerima ASI Perah

Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah membiasakan bayi untuk menerima ASI perah. Dalam proses perpindahan menyusu dengan ASI perah memang mungkin tidak mudah untuk bayi. Namun biasanya kondsi ini hanya terjadi antara 3 sampai 4 hari. Sesudah itu, bayi Anda akan terbiasa untuk menyusu dari botol.

 

2. Bekerja Sama dengan Pengasuh

Berbicara dan bekerja sama dengan pengasuh juga menjadi hal penting yang harus dilakukan. Anda sebagai ibu harus memberikan penekanan kepada pengasuh untuk memberikan ASI dan tidak diganti dengan susu formula atau makanan apa pun kecuali ASI yang sudah Anda perah.

 

3. Pilih Babysitter Profesional

Jika Anda ingin menggunakan jasa babysitter, pilih babysitter yang kompeten dan profesional. Berikan aturan yang jelas mengenai kewajiban babysitter setidaknya seminggu sebelum Anda kembali bekerja sehingga bayi Anda terbiasa dengan sentuhan dan juga suara asing selain suara Anda.

 

4. Lakukan Komunikasi dengan Bayi Anda

 

 

Meskipun Anda meninggalkan buah hati di rumah, komunikasi harus tetap dijaga dengan baik. Ajak buah hati Anda untuk bermain dan bicara serta sampaikan jika Anda akan menemaninya kembali sesudah pulang kerja. Ini harus dilakukan untuk membangun ikatan emosi dengan Anda sekaligus mengenali suara Anda. Saat sedang berada di kantor, sesekali Anda bisa menelepon untuk sekedar bicara atau bernyanyi untuk buah hati Anda sehingga ia merasa senang mendengar suara Anda.

 

5. Kenalkan dengan Dunia Luar

Ajak bayi untuk berkeliling di sekitar rumah atau mengunjungi keluarga dan tetangga sehingga ia bisa bertemu dengan banyak orang selain Anda. Ini sangat baik dilakukan untuk melatih bayi terbiasa dengan kehadiran orang lain. Selain itu, memperkenalkan bayi dengan dunia luar juga sangat baik untuk psikologi anak yang ditinggal ibu bekerja dan juga mengembangkan kemampuan sosial bayi Anda.

 

6. Belajar Ditinggal

 

 

Anda juga perlu mengajarkan kepada bayi 2 bulan ditinggal kerja sebelum akhirnya Anda kembali bekerja. Ibu harus bisa meyakinkan anak jika Anda pasti kembali sesudah bepergian dan kembali bersama dengannya. Ini juga sangat baik dilakukan untuk mendekatkan bayi Anda dengan orang lain seperti pengasuh atau anggota keluarga sehingga bayi akan terbiasa saat ditinggal bekerja di kemudian hari.

 

7. Ucapkan Perpisahan dengan Wajar

Biasakan juga untuk mengucapkan perpisahan sebelum Anda pergi belanja atau beberapa kegiatan lain sebelum cuti melahirkan berakhir. Cukup ucapkan salam sambil menciumnya saat Anda hendak bepergian. Apabila bayi Anda menangis, jangan ikut larut dan menunggu sampai bayi tenang baru pergi, sebab ini tidak akan mendidik, tidak baik untuk psikologi anak yang ditinggal ibu bekerja dan bayi Anda akan semakin sulit saat nantinya ditinggal bekerja.

Dengan mempersiapkan hal-hal di atas, semoga Anda dapat memulai bekerja kembali dengan lancar dan anak Anda pun tetap merasa nyaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.