- Kesuburan, Pra Kehamilan

7 Penyebab Susah Hamil Padahal Haid Lancar dan Cara Mengatasinya

Apa ya penyebab susah hamil padahal haid lancar? Pada 2015, para peneliti Kanada mengungkapkan bahwa sepertiga dari wanita yang memiliki siklus haid lancar, ovariumnya tidak melepaskan sel telur (silent anovulation). Silent anovulation terjadi karena adanya gangguan hormonal yang terjadi pada si calon ibu.

Selain adanya gangguan tersebut, masih banyak masalah yang menjadi penyebab susah hamil padahal haid lancar.

Susah hamil padahal haid lancar, apa penyebabnya?

 

1. Usia

Masa terbaik wanita untuk memiliki anak adalah pada kisaran usia 35 tahun ke bawah. Perbedaan usia dari pasangan suami-istri juga berpengaruh terhadap tingkat kesuburan pasutri.

 

2. ‘Timing’ tidak tepat

Di artikel sebelumnya, kami pernah membahas jika wanita memiliki masa subur pada rentang waktu tertentu. Kehamilan dimungkinkan bisa terjadi jika melakukan hubungan intim pada waktu-waktu tersebut.

Bunda memang sudah melakukan hubungan seks dengan teratur. Namun bisa jadi karena ‘tanggalnya’ tidak tepat, kehamilan tidak terjadi.

 

3. Terlalu cepat merasa tidak subur

Bila Bunda dan pasangan masih berusia di bawah 35 tahun, sebetulnya masih sangat wajar jika kehamilan belum terjadi setelah satu tahun mencoba. Normal saja jika merasa frustrasi setelah 6-7 bulan rutin berhubungan intim dan siklus haid normal tetapi si kecil tidak kunjung datang.

Namun selama Bunda dan Ayah tidak ada masalah kesehatan, lebih baik menunda konsultasi.

 

4. Menunggu terlalu lama untuk konsultasi

Ada satu hal yang tidak banyak orang ketahui tentang aturan ‘menunggu satu tahun’. Perlu dicatat, aturan tersebut berlaku ketika semua kondisi pasutri normal.

Namun jika siklus menstruasi Bunda kurang dari 25 hari, atau malah lebih dari 35 hari, sakit saat haid, atau memiliki riwayat infeksi pelvic, sebaiknya segeralah berkonsultasi dengan dokter obgyn.

 

5. Terlalu fokus pada posisi ‘membuat bayi’

Selama ini kita sering mendengar nasihat untuk menaikkan kaki usai berhubungan intim atau melakukan posisi tertentu saat berhubungan suami istri. Kenyataannya, sperma prima bergerak menuju sel telur hanya saat ejakulasi terjadi.

 

6. Kualitas sperma yang kurang baik

Banyak orang berasumsi bahwa masalah utama susah hamil ada pada wanita. Sayangnya, fakta menunjukkan lain. Jika satu tahun penuh telah berusaha, pasangan tersebut berusia 35 tahun ke bawah, dan tidak ada masalah kesehatan, 40 persen masalah susah hamil ternyata ada pada pria.

 

7. Berhubungan intim setiap hari

Meskipun Bunda sangat bersemangat ingin segera miliki momongan, bukan berarti harus setiap hari Bunda melakukan hubungan intim.

Hubungan seks setiap hari malah akan menurunkan jumlah sperma yang sehat. Jadi, lebih baik lakukan hubungan seks saat sebelum masa ovulasi dan sesudah masa ovulasi.

 

Cara mengatasi susah hamil

 

Seperti Bunda lihat, ada banyak hal yang bisa menjadi penyebab susah hamil padahal haid lancar. Jadi, jika Bunda dan Ayah termasuk:

  • berusia di bawah 35 tahun,
  • tidak memiliki masalah kesehatan yang dapat menganggu kesuburan (misal: obesitas, TBC),
  • sudah rutin berhubungan intim di masa subur selama satu tahun,

tidak ada salahnya Bunda dan pasangan segera berkonsultasi dengan dokter. Dengan berkonsultasi, Anda akan tahu cara mengatasi sulit hamil serta apa yang menjadi penyebab utamanya.

Akan ada banyak tes yang dilakukan. Namun umumnya dokter akan meminta tes sperma terlebih dahulu sebelum mulai serangkaian tes pada Bunda. Tetap semangat!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.