- Menyusui

7 Makanan Penambah ASI Terbaik, Murah dan Mudah Didapat

Bayi hanya meminum ASI saja waktu dilahirkan maka kualitas nutrisi harus dijaga agar ASI banyak dan kental sehingga mampu meningkatkan kekebalan, kesehatan, dan kecerdasan buah hati Anda. ASI menjadi makanan terpenting untuk bayi yang baru saja lahir sampai berusia 6 bulan dan barulah setelah itu bisa dilanjutkan dengan makanan pendamping ASI (MPASI).

Sebenarnya, banyak sumber makanan penambah ASI yang bisa dikonsumsi. Namun tidak semua ibu bisa menyadari manfaat dari beberapa makanan tersebut. Untuk itu, pada ulasan kali ini, akan kami berikan beberapa contoh makanan penambah ASI terbaik yang bisa dikonsumsi agar ASI banyak dan kental.

 

1. Pepaya

 

 

Selain mudah didapat, seluruh bagian pepaya seperti buah, bunga, dan daun pepaya bisa dikonsumsi seluruhnya sebagai makanan penambah ASI. Bagian buah, daun, dan bunga pepaya sangat tinggi akan vitamin A, vitamin C, dan beberapa mineral seperti kalsium, asam folat, dan enzim papain.

Enzim papain sangat baik untuk proses pencernaan protein di mana protein tersebut sangat penting untuk menghasilkan ASI lebih banyak. Pilihan buah terbaik adalah yang masih mentah atau mengkal dan bisa Anda olah menjadi sayur atau sup.

 

2. Yoghurt

Yoghurt merupakan sumber probiotik tinggi dan juga beberapa vitamin serta mineral, seperti vitamin B12 dalam kadar tinggi, protein, potassium, kalsium, dan fosfor. Mengonsumsi yoghurt secara teratur tidak hanya baik untuk menjaga pencernaan dan meningkatkan kekebalan tubuh ibu menyusui tetapi juga baik dikonsumsi agar ASI banyak dan kental.

Pilihan jenis yoghurt terbaik adalah yoghurt yunani dan bisa Anda konsumsi dengan membuat smoothie yoghurt yang menyegarkan atau dicampur dengan buah dan aneka jenis kacang.

 

3. Telur

 

 

Telur merupakan sumber protein hewani yang tinggi akan nutrisi seperti vitamin A, vitamin B2, vitamin B12, asam lemak omega 3, fosfor, kalsium, dan mineral. Salah satu makanan penambah ASI ini juga akan meningkatkan kualitas ASI serta memenuhi kebutuhan protein bayi.

Namun, apabila timbul gejala alergi pada bayi seperti mual, ruam atau muntah, sebaiknya hindari mengonsumsi telur dalam makanan sehari-hari anda.

Baca juga: 10 Makanan Penambah ASI Terbaik Selama Menyusui

 

4. Bawang Putih

Bawang putih memiliki khasiat herbal yang sangat banyak dan salah satunya adalah meningkatkan kuantitas dan kualitas agar ASI banyak dan kental. Bawang putih juga menjadi bahan yang mudah ditemukan di dapur dan harganya sangat terjangkau.

Anda bisa menambahkan bawang putih ke dalam masakan atau menyantap nasi putih dengan taburan bawang putih dan roti panggang.

 

5. Kunyit

 

 

Kunyit memiliki sifat laktogenik sehingga baik dikonsumsi sebagai makanan penambah ASI. Selain itu, kunyit juga memiliki sifat antiradang sehingga akan menjaga kesehatan ibu selama menyusui secara menyeluruh.

Mengonsumsi kunyit juga cukup mudah. Anda bisa minum perasan kunyit yang dicampur dengan madu atau dicampur ke dalam masakan sehari-hari.

 

6. Berbagai Jenis Bumbu Dapur

 

 

Berbagai bumbu dapur yang bisa Anda temukan dengan mudah dan ekonomis bisa digunakan untuk meningkatkan sekresi susu agar ASI banyak dan kental.

Beberapa jenis bumbu dapur yang baik Anda konsumsi secara langsung atau dicampur dalam makanan dan minuman di antaranya adalah biji wijen, jintan, peterseli, jahe, lada hitam, fenugreek, bawang Bombay, dan juga dil.

Baca juga: 8 Makanan Sehat Ibu Hamil Paling Efektif dan Menyehatkan

 

7. Wortel

Salah satu makanan penambah ASI berikutnya adalah wortel. Wortel mengandung enzim phytoestrogens yang sangat baik untuk meningkatkan kualitas dan banyaknya ASI selama menyusui. Mengonsumsi satu gelas jus wortel segar setiap hari sebelum makan siang dan sore hari sangat disarankan untuk meningkatkan nutrisi dalam ASI Anda.

Beberapa makanan dan bumbu alami ini menjadi referensi terbaik bagi Anda para ibu yang sedang menyusui sehingga produksi ASI semakin bertambah dan kualitas ASI juga semakin baik untuk mendukung proses tumbuh kembang tubuh dan otak bayi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.