- Anak

6 Tanda Si Kecil Siap Belajar Makan Sendiri, Siap-siap!

Bagi anak-anak, belajar makan sendiri lebih dari sekadar pengalaman emosional tetapi juga pengalaman psikologis. Belajar makan sendiri juga merupakan proses memahami dan memenuhi kebutuhannya sendiri.

Jika awalnya si kecil bergantung pada orang tua atau pengasuh saat butuh makan, kini ia harus menjadi anak mandiri dan memenuhi kebutuhannya sendiri.

Jadi, ketika mengajari anak untuk makan sendiri, Bunda juga harus memperhatikan aspek ini. Karena tahapan ini merupakan tahapan transisi bagi si kecil dari bayi ASI, menjadi bayi yang mampu makan sendiri.

 

Waktu tepat mengajari anak makan sendiri

Saat si kecil telah siap untuk makan sendiri, ia akan menunjukkan tanda seperti:

 

1. Si kecil sudah bisa duduk tegak

Makan dengan berbaring dapat mengakibatkan si kecil tersedak. Jadi, salah satu tanda ia siap untuk belajar makan sendiri adalah ia mampu duduk tegak sendiri. Jika belum, sebaiknya Bunda tunda sesi pembelajaran ini.

 

2. Sudah dapat menggenggam benda kecil

Cara untuk mengetahuinya adalah dengan menyodorkan finger-food kepada si kecil. Kemungkinannya ia akan bersegera mengambil makanan tersebut.

Tanda lainnya, kadang ia akan berusaha mengambil sendok dari tangan Bunda dan mencoba memasukkannya ke mulutnya sendiri.

Biasanya, bayi usia 7-8 bulan sudah memiliki inisiatif mengambil makanan yang ada di hadapannya.

Kemampuan ini tanpa disengaja juga membuat si kecil mulai memiliki kemampuan untuk menjepit (memegang benda dengan jari telunjuk dan jempolnya), yang biasanya mulai terlihat di usia 8-9 bulan.

 

3. Saat mata dan tangannya mampu berkoordinasi

Jika si kecil sudah mulai dapat menyendok sereal atau menusuk buah dan kemudian memasukkannya ke mulut, itulah tanda kemampuan koordinasi mata dan tangannya telah meningkat.

Coba letakkan piring makan si kecil di depannya dan biarkan ia mengambil dan menghabiskan makanannya sendiri.

Jangan kaget jika semuanya akan berantakan dan kotor, karena “berantakan dan kotor” ini adalah tahapan bagi si kecil untuk mampu makan sendiri. Toh lambat laun, si kecil Bunda akan belajar bagaimana makan dengan benar, tanpa menjatuhkannya sedikit pun.

 

4. Kemampuan motorik halusnya berkembang

Cara makan si kecil yang masih berantakan ternyata ada manfaatnya lho, Bunda. Ia akan mulai mengenali tekstur benda seperti lengket, halus, hangat, dan dingin.

Semakin sering si kecil makan sendiri, ia akan semakin merasakan berbagai macam tekstur dan rasa. Hasilnya, kemampuan motorik si kecil pun akan semakin baik.

 

5. Anak semakin mandiri

Misalkan ia mulai menolak disuapi atau mencoba bermain tanpa bantuan Bunda, maka inilah tanda si kecil mulai siap belajar makan sendiri.

Dengan membiarkan anak makan sendiri, Bunda juga melatihnya untuk mengenali seberapa banyak makanan yang ingin ia makan.

 

6. Sudah dapat menggunakan mulutnya dengan tepat

Umumnya, balita sudah dapat minum dari sedotan, cangkir, atau gelas plastiknya sebelum usia mereka menginjak satu tahun.

Jika ia sudah pandai minum dari gelas, ini juga merupakan tanda ia siap belajar makan sendiri. Membiasakan ia minum dari gelas juga membantunya mengoordinasikan tangan dan mata. Begitu juga dengan mengizinkan anak makan sendiri akan membuatnya merasa semakin bebas.

 

Oya, jika sudah menemukan semua tanda di atas, jangan terburu-buru untuk segera mengajarinya makan sendiri. Begitu juga ketika ia mengambil makanan dari tangan Bunda. Lakukan pembelajaran dengan bertahap dan beri ia waktu untuk mencoba dan belajar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.