- Menyusui

6 Cara Agar ASI Keluar Banyak Setelah Melahirkan

Banyak ibu menyusui ingin mengetahui cara agar ASI keluar banyak setelah melahirkan. Perlu Bunda ketahui, ada dua faktor utama yang membantu produksi ASI, yaitu jadwal pemberian ASI dan benar tidaknya pelekatan bayi pada ibu.

Apa pun bentuk payudara ibu, seberapa pun besar kecil ukuran payudara ibu, semua telah didesain untuk menghasilkan ASI yang cukup untuk si kecil. Jadi, jika saat ini Bunda merasa si kecil kekurangan ASI, coba cek terlebih dahulu apakah jadwal pemeberian ASI sudah tepat dan apakah pelekatan bayi sudah sempurna.

 

Bagaimana meningkatkan produksi ASI?

Payudara kita berfungsi sesuai dengan jumlah yang dibutuhkan bayi. Jadi, jika Bunda bertanya-tanya bagaimana cara agar ASI keluar banyak setelah melahirkan, kenali apa tanda saat si kecil ingin makan.

Semakin sering payudara mendapat sinyal kebutuhan makan si kecil, payudara akan semakin banyak memproduksi susu.

Bunda tidak perlu khawatir jika si kecil akan menjadi manja hanya karena Bunda bersegera merespons kebutuhannya. Sebaliknya, ia malah akan semakin percaya dan merasa aman karena tahu kebutuhan dasarnya selalu terpenuhi.

Untuk proses perlekatan, cobalah tanyakan kepada bidan atau dokter yang merawat Bunda. Konsultasikan apakah posisi pelekatan si kecil sudah sempurna.

 

Tips untuk memperbanyak produksi ASI

 

1. Usahakan memiliki jadwal menyusui yang rutin

Sebisa mungkin jangan tunggu bayi menangis hanya karena lapar. Menangis adalah tanda ia sangat lapar. Beberapa bayi kadang merasa lapar setiap dua jam sekali. Jika Bunda belum yakin bagaimana tanda si kecil lapar, Bunda bisa gunakan panduan per dua jam sebagai awal mula.

Cara lainnya, coba saja dekatkan payudara Bunda kepada si kecil ketika menurut Bunda ia sudah mulai lapar. Jika ia mau menyusui, jadikan waktu tersebut sebagai awal memulai rutinitas.

 

2. Hindari menggunakan botol dot, kecuali memang sangat perlu

Semakin jarang si kecil menyusui, akan semakin sedikit payudara memproduksi ASI. Jika memang ada halangan untuk menyusui langsung, lebih baik gunakan sendok dibanding karet dot.

 

3. Kenali tanda bayi mulai merasa lapar

Tidak ada yang bisa mengalahkan intuisi seorang ibu. Saat umurnya bertambah, bayi tentulah semakin butuh banyak makanan. Mungkin belum dua jam Bunda memberikan ASI. Namun bila si kecil memang sudah lapar, susui segera si kecil.

 

4. Pilih menu makan sehat

Mengonsumsi menu makanan yang memperbanyak ASI yang seimbang dan bergizi akan memastikan Bunda memiliki pabrik ASI yang bernutrisi. Ibu menyusui butuh lebih banyak kalori dibanding ibu lainnya. Jadi, wajib bagi Bunda untuk memilih makanan yang bernutrisi, seperti kelompok makanan sumber lemak baik (mentega, alpukat, chia, telur, dan salmon), kacang-kacangan, biji-bijian, dan sayuran segar.

Bunda juga bisa mengonsumsi sayuran berdaun hijau yang telah lama diyakini sebagai makanan untuk memperbanyak ASI. Jika Bunda sering lapar di sela waktu makan, cobalah konsumsi kurma. Kurma mampu mendorong terbentuknya hormon prolaktin yang berperan sebagai pendorong terbentuknya ASI.

 

5. Minum lebih banyak air

Menyusui merupakan kegiatan yang melelahkan dan Bunda bisa saja kehausan karenanya. Karena itu, tingkatkan asupan air minum Bunda. Hindari minuman berenergi karena penuh dengan gula tambahan.

 

6. Bersedialah 24 jam untuk si kecil

Jika mungkin, selalulah siap sedia untuk menyusui si kecil. Memperbanyak waktu skin to skin akan membantu tubuh memproduksi hormon oksitoksin yang juga berperan penting dalam proses menyusui.

 

Itulah 6 cara agar ASI keluar banyak setelah melahirkan. Selamat mencoba ya, Bunda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.