- Menyusui

5 Makanan Sehat Ibu Menyusui yang Murah Meriah

Bunda mungkin terbiasa mendapat informasi tentang beberapa makanan sehat ibu menyusui. Sayangnya, beberapa makanan tersebut kadang sulit ditemukan atau malah sangat mahal jika harus dikonsumsi sebagai menu harian.

Jangan khawatir Bunda. Seperti nasihat lama, selalu ada jalan lain ke Roma. Masih banyak alternatif makanan sehat yang bisa Bunda konsumsi dan bermanfaat untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas ASI Bunda.

Berikut 5 jenis di antaranya:

 

1. Pepaya

Para orang tua bilang, jika ingin menambah jumlah ASI, gunakan saja pohon pepaya. Ujaran ini memang bukan isapan jempol mengingat semua yang ada pada buah dan daun pohon pepaya memang bisa digunakan untuk menambah jumlah dan memperlancar ASI Bunda.

Daun pepaya yang rasanya pahit itu ternyata mengandung banyak protein, vitamin (A, C, dan D), serta mineral penting lainnya yang mampu menambah jumlah ASI.

Begitu juga dengan buah pepaya. Rasanya yang segar tentu bisa menjadi camilan sehat bagi Bunda di siang hari. Buah pepaya termasuk dalam kategori makanan galactogaouge serta mengandung asam folat, potasium, magnesium, vitamin dan mineral esensial lainnya.

Bunda dapat memilih buah pepaya yang sudah matang ataupun masih muda. Tidak masalah apakah Bunda ingin memasaknya sebagai sup, campuran masakan sayur asem, urap, sayur bobor, atau mengonsumsinya langsung (pepaya yang matang, tentu saja). Namun bagi Bunda yang menderita alergi lateks, sebaiknya jauhi pepaya, dan pilihlah makanan booster ASI lainnya.

 

2. Daun Katuk

Sayuran yang satu ini sudah dipercaya sebagai makanan penambah ASI sejak zaman nenek moyang kita. Daun katuk dengan nama latin Saoropus androgynus ini ternyata mengandung papaverine yang berguna untuk melancarkan ASI ibu.

Bunda bisa memasak daun ini sebagai sayur bening, ditumis dengan ikan teri, atau mencampurnya dengan scrambled egg. Tidak suka rasanya? Coba saja campur dengan sepotong jagung muda.

Oya, meskipun katuk terbukti mampu meningkatkan jumlah ASI, sebaiknya konsumsi secukupnya saja karena jika berlebihan akan berbahaya untuk bayi.

 

3. Bayam

Tidak hanya balita, bayam juga baik untuk Bunda. Tahukah Bunda, kandungan zat besi pada bayam cukup tinggi?

Zat besi akan membantu pembentukan sel darah merah. Karena itu penting bagi ibu menyusui untuk mengonsumsi bayam.

Bayam juga mengandung phytoestrogens, yaitu enzim yang sangat bermanfaat untuk memperbanyak produksi ASI.

 

4. Wortel

Makanan berwarna merah dan jingga termasuk makanan superfood untuk ibu menyusui. Wortel adalah salah satu sayur yang termasuk dalam kategori ini. Wortel juga termasuk makanan galactogogue, kandungan phytoestrogens-nya mampu meningkatakan energi, kualitas, dan kuantitas ASI.

Sayangnya, bagi beberapa bayi, wortel termasuk pemicu alergi. Karena itu jika Bunda ragu-ragu, sebaiknya tunggu konsumsi wortel setelah bayi mendekati usia 6 bulan.

 

5. Jagung

Tahukah Bunda, jagung dapat memperlancar ASI pada ibu yang baru melahirkan? Selain mengembalikan energi bagi ibu yang baru melahirkan, sayuran berkarbohidrat tinggi ini juga mengandung protein yang berguna untuk meningkatkan jumlah ASI pada ibu menyusui.

Bunda dapat mengonsumsinya dengan cara direbus, digoreng, pelengkap sayuran pada sup, atau dijadikan sup saja.

 

Meskipun kelima makanan di atas merupakan makanan sehat ibu menyusui yang sangat disarankan, jangan pernah lupa untuk selalu mengonsumsi makanan tersebut dalam jumlah yang wajar (maksimal 200g per hari). Karena apa pun yang berlebihan selama masa menyusui, selalu berbahaya untuk bayi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.