- Pra Kehamilan

4 Penyakit Kelamin, Penyakit yang Menghambat Kehamilan

Tidak hanya pria saja yang harus selalu waspada dengan penyakit kelamin. Para wanita juga memiliki risiko besar terkena penyakit yang menghambat kehamilan. Berbeda dengan pria, penyakit kelamin wanita sering kali bersifat asimtomatis atau tanpa menimbulkan gejala apa pun.

Akan tetapi, penyakit ini tetap bisa berkembang dan umumnya akan ditandai dengan munculnya keputihan atau benjolan serta luka yang disertai juga dengan rasa gatal.

Apakah keputihan bisa menghambat kehamilan? Pertanyaan ini sering kali muncul dari para wanita, khususnya yang sedang merencanakan pernikahan atau ingin memiliki momongan. Keputihan memang bisa menghambat kehamilan seorang wanita, khususnya jika keputihan ini memang terjadi karena adanya penyakit kelamin pada diri Anda.

Keputihan dan penyakit kelamin ini bisa terjadi karena berbagai penyebab, seperti iritasi, alergi, infeksi, dan lain sebagainya. Untuk lebih jelasnya mengenai jenis penyakit kelamin yang dapat memengaruhi kesuburan wanita, silakan Anda simak informasi penting mengenai penyakit kelamin yang akan kami berikan berikut ini.

 

1. Herpes

Herpes atau dikenal dengan nama PMS menjadi penyakit kelamin yang rentan dialami wanita dan menjadi salah satu penyakit penghambat kehamilan. Penderita herpes tidak akan merasakan gejala pada awal terkena infeksi herpes tersebut. Apabila sudah terinfeksi, virus ini akan hidup dalam tubuh meski dalam keadaan tak aktif.

Virus herpes pada wanita menular lewat mulut, vagina, labia, dan jaringan kulit terbuka. Proses penularannya bisa terjadi lewat aktivitas seksual vaginal, anal, atau oral dengan pasangan penderita herpes dan juga terjadi kontak kulit secara langsung.

Gejala umum yang ditimbulkan herpes adalah flu dan demam yang disertai rasa nyeri pada otot sendi dan permukaan kulit yang terinfeksi akan terasa gatal serta timbul sensasi panas.

 

2. Salpingitis

 

 

Salpingitis merupakan radang saluran tuba yang disebabkan karena bakteri dan juga beberapa penyakit menular seksual seperti gonore dan klamidia. Peradangan ini akan menimbulkan kerusakan permanen pada saluran tuba sehingga akhirnya wanita tersebut mengalami infertilitas.

Kasus yang ringan tidak akan menimbulkan gejala. Akan tetapi jika semakin parah, keputihan yang tidak normal dan berbau tidak sedap akan muncul, juga timbul bercak, sakit di area punggung bawah serta perut, sakit saat menstruasi, rasa sakit pada masa subur, mual dan juga muntah.

 

3. Keputihan Tidak Normal

Keputihan memang umum terjadi pada wanita, khususnya saat sesudah menstruasi atau di saat area vagina memang tidak dibersihkan dengan baik atau kotor. Lalu, apakah keputihan menghambat kehamilan? Keputihan tidak normal memang bisa menghambat kehamilan di mana cairan keputihan akan berwarna agak abu-abu, kuning seperti nanah, dan bahkan bercampur dengan darah dan berbau tidak sedap.

Selain itu, beberapa gejala lain seperti nyeri saat berhubungan seksual, nyeri pada bagian perut bawah, demam, sering lelah dan bengkak atau kemerahan merupakan gejala yang harus diwaspadai sebab ini merupakan gejala dari beberapa penyakit menular seksual seperti trikomoniasis, gonore, atau klamidia.

 

4. Kutil Kelamin

 

 

Kutil kelamin adalah penyakit menular seksual dengan gejala tumbuh kutil pada sekitar alat kelamin wanita dan juga pria dan menjadi penyakit penghambat kehamilan. Kutil kelamin ini bisa terjadi karena infeksi virus human papilloma (HPV) yang menular saat berhubungan seksual.

Ukuran dari kutil kelamin ini berbentuk kecil dan datar sehingga sering tidak disadari. Setelah itu, kutil kelamin akan berkembang seperti menonjol di permukaan kulit dan semakin membesar. Kutil ini tidak hanya muncul di sekitar vagina tetapi juga bisa muncul di area sekitar anus.

Selagi kita masih bisa mencegah diri kita dari paparan virus berbahaya, sayangi tubuh kita sendiri dengan menjaga kebersihan dan kesehatan. Tak ada salahnya juga memeriksakan diri ke dokter bila Anda mulai menemukan gejala-gejala mencurigakan pada tubuh Anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.